4 Tanda Water Heater Anda Harus Diperbaiki

Tanda-Water-Heater-Anda-Harus-Diperbaiki

Layaknya sebuah mesin pada umumnya, water heater memiliki masa untuk melakukan sebuah perbaikan. Biasanya ketika sudah masuk masa perbaikan, water heater ini menunjukan beberapa tanda yang harus Anda perhatikan. Apa saja?

Simak 4 tanda water heater yang harus segera mendapatkan perbaikan!

1. Timbul Suara Berisik dari Water Heater

Ketika sedang beroperasi, water heater akan memanaskan air dalam tangkinya. Proses ini menciptakan sedimen-sedimen di dasar tangki. Penumpukan sedimen yang mengeras itu, nantinya akan menimbulkan suara bising dan akan menghambat kinerja mesin pemanas.

Masalah ini juga akan membuat water heater Anda harus menggunakan energi lebih banyak. Untuk mengatasinya, Anda harus melakukan perbaikan untuk menangani sedimen dan suara bising tersebut agar water heater dapat berfungsi dengan normal, sehingga tagihan listrik tidak meningkat drastis.

2. Termostat Tidak Berfungsi

Termostat pada water heater berfungsi untuk mengatur jumlah arus listrik yang mengalir ke elemen pemanas air dan mengatur tingkat panas dalam tangki atau tabung water heater.

Jika termostat mendeteksi air yang ada dalam tabung sudah sesuai dengan suhu yang Anda atur, termostat akan secara otomatis memutus aliran listrik untuk memanaskan air. Sebaliknya, apabila tingkat kepanasan air menurun, termostat akan mengirim arus listrik kembali ke tabung untuk memanaskan airnya. Sehingga, jika termostat ini tidak berfungsi, Anda tidak akan mendapatkan air panas sesuai keinginan dan secepatnya harus memperbaiki water heater Anda.

3. Terdapat Kebocoran di Sekitar Water Heater

Water heater memiliki beberapa elemen untuk mengalirkan air panasnya, yaitu pipa serta tangki untuk menampung air itu sendiri. Jika di antara elemen tersebut terjadi kebocoran, baik kecil maupun besar, Anda harus memastikan titik kebocoran itu dan memeriksa apakah ada kebocoran lain.

Ketika sudah menemukan titik kebocoran ini, segera lakukan perbaikan untuk menghindari kebocoran yang makin parah hingga korsleting listrik.

4. Water Heater Mengeluarkan Air Berkarat

Air yang dihasilkan oleh water heater seharusnya tidak berbau apa pun. Namun, jika Anda mulai mencium bau karat pada air, kemungkinan besar tangki atau pipa water heater sudah berkarat.

Tangki water heater yang umumnya terbuat dari besi, menjadikannya rentan berkarat. Magnesium anoda yang berfungsi untuk mencegah karat pada tangki ini rupanya harus diganti dua tahun sekali. Nah, untuk memperbaiki air yang bau karat sebaiknya lakukan pengecekan di tangki ataupun di pipa water heater Anda.

Segala komponen dalam water heater memang harus dicermati agar waktu guna mesin lebih lama dan maksimal. Namun, Anda tak perlu bingung! Dengan melakukan pembelian water heater di Pemanas Air Indonesia, Anda bebas untuk berkonsultasi kepada kami terkait dengan unit setelah pembelian!

Complete and Enjoy Your Life.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh bantuan? Chat Kami

Main Menu